LAPORAN PRAKTEK
PENGALAMAN LAPANGAN
DI SMP DANIEL HKBP
– RUMBAI
OLEH:
KRISTIAWAN, S. Th
NIM: 144/A4.P2/10
FAKULTAS KEGURUAN
DAN ILMU PENDIDIKAN
PROGRAM AKTA IV- UNIVERSITAS ISLAM
RIAU
2011
----------------------------------------------------------------------------------------------------
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Pengertian Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Keguruan
Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dapat diartikan
sebagai suatu program yang merupakan ajang pelatihan yang bertujuan untuk
menerapkan dan menanamkan berbagai pengetahuan, sikap dan keterampilan dalam
rangka pembentukan guru yang profesional. Dengan demikian maka PPL adalah
program pendidikan yang memprasyaratkan kemampuan aplikatif dan terpadu dari
seluruh pengalaman belajar sebelumnya ke dalam program pelatihan berupa kinerja
dari semua hal yang berkaitan dengan jabatan keguruan, baik kegiatan belajar
mengajar maupun tugas-tugas keguruan lainnya. Kegiatan-kegiatan tersebut
diselenggarakan dalam bentuk pembelajaran terbatas (Micro Teaching), pelatihan terbimbing, dan pelatihan mandiri yang
diarahkan pada terbentuknya kemampuan keguruan, yang terjadwal secara
sistematis di bawah bimbingan dosen pembimbing dan guru pamong.
Apabila
dipandang dari sudut kurikulum, PPL adalah suatu program mata kuliah proses
belajar-mengajar yang dipersyaratkan dalam pendidikan prajabatan guru. PPL
dirancang untuk menyiapkan mahasiswa calon guru untuk memiliki atau menguasai
kemampuan keguruan yang menyeluruh dan terpadu, sehingga setelah mahasiswa
tersebut menjadi guru, mereka dapat mengemban tugas dan tanggungjawabnya secara
profesional. Sedangkan dari sudut isi,
PPL adalah seperangkat komponen pelatihan prajabatan guru yang berlangsung
dalam siklus teori dan praktek secara berlapis dan berulang pada setiap langkah
yang dipersyaratkan dalam program pelatihan tersebut. Setiap langkah dalam
komponen pelatihan tersebut selalu mengacu pada teori yang telah dipelajari dan
menuju pada praktek pelaksanaan pembelajaran yang efektif dan efisien dalam
berbagai kondisi.
B.
Latar Belakang Pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL)
Pendidikan
Nasional yang berdasarkan Pancasila bertujuan meningkatkan kualitas manusia
Indonesia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, berbudi
pekerti yang luhur, berkepribadian, berdisiplin, bekerja keras, tangguh,
bertanggung jawab, mandiri, cerdas dan terampil, sehat jasmani dan rohani,
sejalan dengan pengembangan iklim belajar dan mengajar yang dapat menumbuhkan
rasa percaya diri serta perilaku yang inovatif, kreatif dan berkeinginan untuk
maju.
Pembangunan
nasional perlu terus ditata, dikembangkan dan dimantapkan dengan melengkapi
berbagai ketentuan dan peraturan perundang-undangan seperti pelaksanaan PPL,
berdasarkan Surat Keputusan Mendikbud RI.
Nomor 021/U/1982 dan Nomor 0212/U/1982 serta Peraturan Pemerintah RI.
No 30 Tahun 1990. Program Praktik Pengalaman lapangan
merupakan suatu upaya dalam mempersiapkan dan membentuk tenaga kependidikan
yang profesional serta untuk meningkatkan mutu para calon guru atau
pengajar yang ahli dalam bidangnya.
C.
Tujuan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL)
Tujuan
umum PPL adalah untuk melatih mahasiswa calon guru agar memiliki pengalaman
kegiatan kependidikan secara faktual sehingga akan terbentuk tenaga
kependidikan yang profesional, yaitu tenaga kependidikan yang memiliki
seperangkat pengetahuan, keterampilan, nilai dan sikap yang diperlukan bagi
profesinya sebagai guru, serta mampu menerapkan atau memperagakan
kinerja dalam situasi nyata, baik dalam kegiatan pembelajaran maupun
tugas-tugas keguruan lainnya.
Sedangkan tujuan khususnya adalah sebagai berikut:
1. Mahasiswa mengenal secara cermat lingkungan fisik,
administrasi, akademik dan sosial psikologis di lingkungan sekolah sebagai tempat
pelatihan berlangsung.
2. Mahasiswa menguasai berbagai keterampilan dasar mengajar.
3. Mahasiswa mampu menerapkan berbagai kemampuan professional
keguruan secara utuh dan terpadu dalam situasi nyata.
4. Mahasiswa mampu mengembangkan aspek pribadi dan sosial
di lingkungan sekolah.
5. Mahasiswa mampu menarik kesimpulan edukatif dari penghayatan
dan pengalaman selama pelatihan melalui refleksi dan menuangkan hasil refleksi
ke dalam laporan.
Sasaran dari PPL Keguruan ini adalah membentuk kepribadian
calon pendidik yang :
1. Memiliki kepribadian yang baik
2. Mampu menerapkan tekhnik-tekhnik
pembelajaran kepada peserta didik
3. Memiliki sikap Tut Wuri Handayani
4. Tanggap terhadap perubahan dan kemajuan ilmu pengetahuan dan
teknologi
----------------------------------------------------------------------------------------------------
BAB II
PERATURAN DAN
PEMBELAJARAN
A.
PERATURAN
Setiap satuan
pendidikan mempunyai peraturan yang sesuai dengan situasi dan kondisi dari
sekolah tersebut, dengan tujuan agar seluruh anggota yang terlibat di dalamnya
dapat menerapkan disiplin diri dan etika yang lebih baik lagi serta dapat
mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam diri seluruh anggota sekolah.
1. Kehadiran Siswa
Untuk memantau kedisiplinan hadir siswa di sekolah maka diterapkan beberapa
peraturan, diantaranya yaitu:
1.1. Siswa harus hadir di sekolah sebelum pukul 07.00 wib karena sekolah masuk
pukul 07.00 wib.
1.2. Siswa harus hadir setiap hari (Senin – Sabtu) kecuali hari libur sekolah
dan hari libur nasional.
1.3. Jika siswa berhalangan hadir, maka harus ada laporan atau surat
pemberitahuan dari orangtua / wali.
2. Penampilan diri
Untuk menyamaratakan penampilan diri semua siswa maka diterapkan beberapa
peraturan, diantaranya yaitu:
2.1. Dalam etika berpakaian, siswa harus menyesuaikannya dengan jadwal pemakaian
seragam sekolah yang sudah ditentukan selama 1 minggu.
2.2. Siswa tidak diperkenankan memakai perhiasan dan juga dandanan yang
mencolok.
2.3. Seluruh siswa harus berusaha tampil dengan rapi dan bersih untuk kenyamanan
belajar mereka.
3. Upacara bendera
Untuk melatih disiplin siswa dalam mengikuti upacara bendera, sehingga rasa
patriotisme tetap melekat dalam diri siswa maka diterapkan beberapa peraturan,
diantaranya yaitu:
3.1. Upacara bendera dilakukan setiap hari Senin pada pukul 07.00, dan seluruh
siswa wajib untuk mengikutinya.
3.2. Petugas upacara bendera bergantian mulai dari kelas VII, VIII, dan IX.
3.3. Seluruh siswa diwajibkan mengenakan pakaian lengkap (seragam, topi dan
dasi) pada saat upacara bendera.
3.4. Seluruh siswa harus bisa mengontrol dirinya agar tidak membuat keributan
pada saat upacara bendera berlangsung.
3.5. Setelah upacara bendera selesai, dilanjutkan dengan ibadah singkat yang
dipimpin oleh seorang siswa, dan seluruh siswa tetap wajib mengikutinya sampai
selesai.
4. Etika dan sopan santun
Untuk membentuk siswa yang mempunyai etika dan sopan santun sesuai dengan
nilai-nilai Pancasila maka diterapkan peraturan, diantaranya yaitu:
4.1. Seluruh siswa tanpa terkecuali harus menghormati para pengajar mereka, baik
itu guru tetap maupun guru freelance.
4.2. Dalam berkomunikasi dengan teman dan guru, seluruh siswa harus menggunakan
bahasa yang sopan dan santun.
4.3. Di lingkungan sekolah dan luar sekolah, seluruh siswa harus mampu
mengamalkan nilai-nilai dan norma yang terkandung dalam Pancasila.
5. Larangan
Untuk menghindari penyimpangan-penyimpangan dan perlakuan yang tidak
diinginkan maka diterapkan beberapa larangan, diantaranya yaitu:
5.1. Siswa dilarang membawa kendaraan bermotor sendiri, kecuali bagi mereka yang
sudah duduk di kelas IX dan dengan alasan yang tepat.
5.2. Siswa dilarang membawa HP ke dalam kelas, HP harus dititipkan kepada wali
kelas masing-masing agar tidak mengganggu proses belajar mengajar.
5.3. Siswa dilarang membuka situs-situs porno ataupun menyimpan video porno di
HP.
5.4. Siswa dilarang merokok dan menggunakan narkoba.
6. Sanksi hukuman dan tindakan
Untuk mendidik siswa dalam meningkatkan kesadaran mematuhi setiap peraturan
yang ada maka diberikan beberapa sanksi yang mendidik, di antaranya yaitu:
6.1. Bagi siswa yang terlambat datang ke sekolah, diberikan sanksi mendidik
yaitu membersihkan sampah yang ada di halaman sekolah.
6.2. Bagi siswa yang tidak mengerjakan tugas-tugas sekolah, diberi sanksi
mendidik dari guru bidang studi masing-masing.
7. Sanksi khusus
Untuk siswa yang sudah berulangkali melakukan kesalahan yang sama dan
berbuat hal-hal yang tidak semestinya, maka diberikan beberapa sanksi khusus,
diantaranya yaitu:
7.1. Bagi siswa yang kedapatan menyimpan gambar/video porno di HP, dikenakan
sanksi dengan menahan HP siswa dan meminta orangtua/wali siswa yang
bersangkutan untuk datang ke sekolah.
7.2. Bagi siswa yang sudah sering terlambat datang dan juga sering tidak hadir,
diberikan peringatan keras serta memberitahukan kepada orangtua/wali siswa
tersebut.
7.3. Bagi siswa yang kedapatan mencuri diberi peringatan dan surat panggilan
kepada orangtua/wali siswa tersebut.
B.
PENGENALAN SEKOLAH PRAKTIKAN
1.
Sejarah dan Struktur Sekolah Praktikan
SMP Daniel HKBP Rumbai merupakan sekolah yang bernaung
di bawah Yayasan Gereja HKBP Rumbai. Pencetus ide berdirinya sekolah ini adalah
yaitu Pdt. Ladestam. Pada awalnya beliau hanya melihat dan mengamati bahwa di
Rumbai belum ada sekolah yang berbasis Kekristenan. Kemudian ide tersebut
disampaikan ke jemaat Gereja HKBP Rumbai dan disembut dengan antusias oleh
seluruh jemaat. Kepedulian jemaat dalam bidang pendidikan tidak hanya sampai di
situ saja, mereka berpartisipasi untuk menyokong terwujudnya cita-cita besar
ini. Tidak sedikit dari jemaat yang menjadi donator untuk pengadaan sarana dan
prasarana, dan pada akhirnya sekolah ini berdiri pada bulan Januari 2008.
Visi Sekolah:
Visi Sekolah:
Sistem pendidikan terkemuka untuk megembangkan sumber
daya manusia yang mampu menghadapi tantangan kehidupan baik tingkat lokal
maupun nasional dengan keseimbangan kecerdasan intelektual, emosional dan
keterampilan motorik yang didasari oleh moral Kristiani yang kokoh.
Misi Sekolah:
Misi Sekolah:
Ø Melaksanakan
pendidikan pembelajaran dan bimbingan secara menyeluruh kepada siswa.
Ø Berusaha dengan
sebaik-baiknya melayani gereja dan masyarakat khususnya peserta didik.
Ø Menumbuhkan
semangat untuk mengamalkan ajaran Kristiani dengan sebaik-baiknya.
Ø Memotivasi siswa
supaya berkeinginan melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.
Ø Mempersiapkan siswa
agar mempunyai kemampuan bersaing dalam dunia kerja.
Ø Menanamkan budaya
sopan, jujur, bersih dan bertanggung jawab kepada siswa.
2. Tugas Pokok Kepala Sekolah
a)
Kepala Sekolah Selaku Edukator
Kepala sekolah sebagai Edukator bertugas melaksanakan proses belajar
mengajar secara efektif dan efisien
b)
Kepala Sekolah Selaku Managerial,
bertugas sebagai:
1.
Menyusun perencanaan
2.
Mengorganisasikan kegiatan
3.
Mengarahkan kegiatan
4.
Mengkoordinasikan kegiatan
5.
Melaksanakan pengawasan
6.
Melakukan evaluasi terhadap kegiatan
7.
Menentukan kebijaksaan
8.
Mengadakan rapat
9.
Mengambil keputusan
10. Mengatur proses
belajar mengajar
11. Mengatur
administrasi, ketatausahaan, siswa, ketenagaan, sarana prasarana dan keuangan
(RAPBS)
12. Mengatur organisasi
siswa intra sekolah (OSIS)
13. Mengatur hubungan
sekolah dengan masyarakat dan instansi terkait
c)
Kepala Sekolah Selaku Administrator, bertugas sebagai:
1.
Perencanaan
2.
Pengorganisasian
3.
Pengarahan
4.
Pengkoordinasian
5.
Pengawasan
6.
Kurikulum
7.
Kesiswaan
8.
Ketatausahaan
9.
Ketenagaan
10. Kantor
11. Keuangan
12. Perpustakaan
13. Laboratorium
14. Ruang
keterampilan/kesenian
15. Bimbingan konseling
16. UKS
17. OSIS
18. Media
19. Gudang 7K
d)
Kepala Sekolah Selaku Supervisor, bertugas mengadakan
supervise mengenai:
1.
Proses Belajar Mengajar
2.
Kegiatan Bimbingan dan Konseling
3.
Kegiatan Ekstrakurikuler
4.
Kegiatan Ketatausahaan
5.
Kegiatan kerjasama dengan masyarakat dan instansi terkait
6.
Sarana dan prasarana
7.
Kegiatan OSIS
8.
Kegiatan 7K
e)
Kepala Sekolah Selaku Pemimpin/Leader, yaitu:
1.
Dapat dipercaya, jujur dan bertanggung jawab
2.
Memahami kondisi guru, karyawan dan siswa
3.
Memiliki visi dan memahami misi sekolah
4.
Mengambil keputusan urusan intern dan ekstern sekolah
5.
Membuat, mencari dan memilih gagasan baru
f)
Kepala Sekolah Selaku Inovator
1.
Melakukan pembaharuan di bidang:
1.1. KBM
1.2. BK
1.3. Ekstrakurikuler
1.4. Pengadaan
2.
Melaksanakan pembinaan guru dan karyawan
3.
Melakukan pembaharuan dalam menggali sumber daya di Komite
Sekolah dan masyarakat.
g)
Kepala Sekolah Selaku Motivator
1.
Mengatur ruang kantor yang konduktif untuk bekerja
2.
Mengatur ruang kantor yang konduktif untuk KBM/BK
3.
Mengatur ruang laboratorium yang konduktif untuk praktikum
4.
Mengatur ruang perpustakaan yang konduktif untuk belajar
5.
Mengatur halaman/lingkungan sekolah yang sejuk dan teratur
6.
Menciptakan lingkungan sekolah yang harmonis sesama guru dan
karyawan
7.
Menciptakan hubungan kerja yang harmonis antar sekolah dan
lingkungan
8.
Menerapkan prinsip penghargaan dan hukuman. Dalam
melaksanakan tugasnya, kepala sekolah dapat mendelegasikan kepada wakil kepala
sekolah.
3.
Tugas Pokok Guru
Guru bertanggung jawab kepada kepala sekolah dan
mempunyai tugas melaksanakan kegiatanproses belajar mengajar secara efektif dan
efisien. Tugas dan tanggung jawab seorang guru meliputi:
a.
Membuat perangkat pengajaran
b.
Melaksanakan kegiatan pembelajaran
c.
Melaksanakan kegiatan penilaian proses belajar, ulangan
harian, ulangan umum dan ujian akhir.
d.
Melaksanakan analisis hasil ulangan harian
e.
Menyusun dan melaksanakan program perbaikan dan pengayaan
f.
Mengisi daftar nilai siswa
g.
Melaksanakan kegiatan membimbing (pengimbasan-pengetahuan)
kepada guru lain dalam proses belajar mengajar.
h.
Membuat alat pengajaran/alat peraga
i.
Menumbuhkembangkan sikap menghargai karya seni
j.
Mengikuti kegiatan pengembangan dan pemasyarakatan kurikulum
k.
Melaksanakan tugas tertentu di sekolah
l.
Mengadakan pengembangan program pengajaran yang menjadi
tanggung jawabnya
m.
Membuat catatan tentang kemajuan hasil belajar siswa
n.
Mengisi dan meneliti daftar hadir siswa sebelum memulai
pelajaran
o.
Mengatur kebersihan ruang kelas dan ruang praktikum
p.
Mengumpulkan dan menghitung angka kredit untuk kenaikan
pangkatnya.
4.
Pembinaan Kemampuan Profesional Guru
Menjadi seorang guru yang professional harus mengikuti berbagai
pelatihan dan training untuk mendapatkan bekal yang lebih baik lagi dalam
proses belajar mengajar.
5.
Kurikulum Bidang Studi
Kurikulum yang dipakai di SMP Daniel ini adalah
kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Untuk mata pelajaran Ilmu
Pengetahuan Alam (IPA) memakai kurikulum IPA Terpadu, dan mata pelajaran Ilmu
Pengetahuan Sosial (IPS) memakai kurikulum
IPS Terpadu.
6.
Fasilitas Pendidikan Sekolah Praktikan
Lokasi SMP Daniel dibangun di atas lahan 5000 meter
persegi, dan memiliki fasilitas untuk menunjang proses belajar mengajar, yaitu:
a. Ruang Kelas : 3 kelas (kelas VII,
VIII, IX)
b. Ruang Laboratorium IPA
c. Ruang Gudang
d. Ruang
BP sekaligus ruang OSIS
e. Ruang Lab Komputer
f. Ruang UKS
g. Ruang Perpustakaan (sekaligus ruang
ibadah/serbaguna)
h. Lapangan olah raga: lapangan sepak bola, lapangan badminton,
lapangan volley
i. Kantor Kepsek, Kantor TU, Kantor Guru
7.
Pembinaan Kesiswaan
Beberapa kegiatan yang dirancang untuk mengembangkan
bakat dan talenta siswa, di mana semuanya bertujuan untuk
mengasah kemampuan siswa baik fisik maupun non fisik, di antaranya adalah:
kegiatan olahraga (badminton, sepak bola, volley), kesenian (paduan suara,
pianika, gitar). Dalam kegiatan pengembangan diri juga dijadwalkan English Day
setiap hari Sabtu pada minggu ke-2 dan ke-4. Dalam hal
kerohanian, pembinaan kesiswaan dirancang untuk mendidik siswa semakin
bertumbuh rohaninya dan taat beribadah, yang mana kegiatan ini dilakukan setiap
hari Sabtu.
Untuk bimbingan dan konseling tetap diberlakukan bagi siswa yang
mempunyai masalah dalam hal belajar ataupun sekedar konsultasi untuk
kelanjutannya kelak. Selain itu, pelaksanaan 7K (Keamanan, Kebersihan,
Ketertiban, Keindahan, Kekeluargaan, Kesehatan, dan Kerindangan), kegiatan
OSIS, partisipasi dalam kegiatan cerdas cermat dan olimpiade, semuanya dilakukan
untuk terus membentuk siswa yang aktif dan kreatif dalam mengembangkan dirinya.
8.
Administrasi Kantor Sekolah
Administrasi sekolah sepenuhnya adalah tanggung jawab
dari Tata Usaha beserta stafnya dan dibantu oleh guru-guru. Adapun tugas-tugas
dari Kepala Tata Usaha adalah:
a.
Menyusun program tata usaha kepala sekolah
b.
Menyusun program kepegawaian (guru dan karyawan)
c.
Mengurus keperluan tata usaha sekolah
d.
Membina dan mengembangkan karier tenaga tata usaha sekolah
e.
Mengurus kebutuhan fasilitas tata usaha sekolah
f.
Menyiapkan dan menyajikan data statistik
sekolah
g.
Mengatur pelaksanaan administrasi sekolah
h.
Mengatur administrasi hasil proses KTSP
i.
Mengembangkan sistem informasi sekolah
j.
Mengatur administrasi inventaris sekolah (alat, perabot,
dll)
9.
Sumber dan Alokasi Keuangan Sekolah
Adapun sumber dana untuk SMP Daniel HKBP Rumbai berasal
dari para donator, uang pembangunan dan uang bulanan dari siswa, serta dana BOS
yang diperoleh dari pemerintah. Pendapatan tersebut dialokasikan untuk membayar
gaji para guru dan untuk pengadaan perlengkapan serta peralatan yang dibutuhkan
sekolah.
10. Hubungan Sekolah
dan Masyarakat
SMP Daniel HKBP Rumbai adalah sekolah yang bernaung di
bawah Yayasan Daniel, yang mana para donatornya berasal dari
jemaat gereja HKBP Rumbai. Dengan demikian harus ada hubungan timbal balik
antara pihak sekolah dan jemaat serta para orangtua siswa. Dalam hal ini, pihak
sekolah berusaha membuat berbagai kegiatan yang melibatkan jemaat dan orangtua
siswa, antara lain: kegiatan Natal,
Paskah, kerja bakti sosial, dll. Komite sekolah berperan sangat penting untuk
membangun hubungan yang lebih erat lagi dengan jemaat Gereja HKBP Rumbai dan
para orangtua siswa.
----------------------------------------------------------------------------------------------------
BAB III
PELAKSANAAN PRAKTEK PENGALAMAN LAPANGAN
A.
PEMBEKALAN MAHASISWA PPL
Pembekalan
PPL dilaksanakan oleh FKIP UIR untuk memberikan
pengetahuan dan informasi kepada mahasiswa calon guru tentang berbagai hal yang
berhubungan dengan seluk-beluk kegiatan PPL. Setelah mahasiswa calon guru
menerima materi pembekalan PPL, diharapkan mereka tidak menemui kendala yang
berarti dalam melaksanakan kegiatan PPL di sekolah tempat praktik.
Materi pembekalan yang disampaikan berupa keterampilan
belajar mengajar. Keterampilan penguasaan kelas, interaksi sosial mahasiswa
calon guru dengan siswa, Kepala sekolah, guru dan pegawai administrasi,
mengenal kondisi lingkungan sekolah tempat praktik, dan lain sebagainya. Pembekalan
PPL semester ganjil tahun 2011 dilaksanakan
selama 1 hari bertempat di ruang kelas FKIP UIR
pada Hari Sabtu Tanggal 26
Juni 2011 Pukul 15.00 wib – Selesai. Mahasiswa/calon
guru menerima materi pembekalan yang disampaikan oleh:
1. Dra. Tity Hastuti, M. Pd
2. Roziah, S. Pd., MA
3. Agus Baskara
4. M. Arief Rafsanjani, S. Pd
B.
JADWAL PPL
Kegiatan PPL
dilaksanakan mulai tanggal 23 Agustus – 24 September 2011. Mahasiswa PPL wajib
hadir setiap hari Senin – Sabtu sebelum pukul 07.00 wib, dan pulang pukul 14.00
wib (kecuali Sabtu pulang pukul 12.00 wib). Mahasiswa PPL memberikan
pembelajaran dalam bidang studi Pendidikan Agama Kristen Protestan, dengan guru
pamong Ranti R. Pasaribu, S. Pd.
NO
|
HARI
|
KEGIATAN
|
KETERANGAN
|
1
|
Senin, Selasa, Rabu, Sabtu
|
Melaksanakan kegiatan non
teaching
|
Pembenahan perpustakaan, membantu mempersiapkan gambar atau tulisan untuk
ditempel di dinding perpustakaan.
|
2
|
Kamis, Jumat
|
Melaksanakan proses belajar
mengajar di kelas VII
|
Kamis: masuk pukul 09.30 wib –
10.50 wib
Jumat: masuk pukul 07.15 –
07.55 wib
|
C.
KEGIATAN PUTARAN 1
1. Pembahasan RPP
Guru melanjutkan materi pembelajaran yaitu menjelaskan Kebesaran Allah.
2. Implementasi RPP
Guru terlebih dahulu mengingatkan peserta didik tentang materi sebelumnya
dan kemudian mengkaitkannya dengan materi yang akan diajarkan. Dalam kegiatan
putaran 1 ini, guru menggunakan metode ceramah, tanya jawab dan diskusi.
3. Refleksi Pembelajaran
Melalui materi yang disampaikan diharapkan agar peserta didik dapat
memahami makna kebesaran Allah.
D.
KEGIATAN PUTARAN 2
1. Pembahasan RPP
Guru memberikan materi lanjutan tentang Tanda-tanda Kebesaran Allah.
2. Implementasi RPP
Dalam kegiatan pembelajaran ini, guru mencoba memotivasi siswa dengan
memberikan beberapa Quis pada awal pembelajaran.
3. Refleksi Pembelajaran
Melalui materi ini diharapkan agar peserta didik dapat mengetahui
tanda-tanda kebesaran Allah dalam kehidupan sehari-hari.
E.
KEGIATAN PUTARAN 3
1. Pembahasan RPP
Melanjutkan materi dengan mendiskusikan ayat-ayat Alkitab yang berhubungan
dengan Kebesaran Allah.
2. Implementasi RPP
Peserta didik diberikan beberapa ayat Alkitab yang berhubungan dengan
Kebesaran Allah, kemudian membagi dalam beberapa kelompok, dan setiap kelompok
diberikan ayat yang berbeda untuk dibahas dengan beberapa pertanyaan penuntun
diskusi.
3. Refleksi Pembelajaran
Melalui materi yang diberikan, diharapkan agar siswa dapat menyetujui
ketergantungan manusia kepada Allah.
F.
KEGIATAN PUTARAN 4
1. Pembahasan RPP
Bahasan materi dengan KD yang baru yakni tentang Menceritakan Tanda-tanda
Bahwa Allah Terus Berkarya.
2. Implementasi RPP
Peserta didik diberi Quis terlebih dahulu untuk mengingatkan kembali materi
yang telah berlalu. Kemudian guru memberikan pengajaran dengan metode ceramah.
3. Refleksi Pembelajaran
Melalui pembelajaran ini diharapkan agar peserta didik mampu memahami karya
Allah dalam kehidupan sehari-hari.
G.
KEGIATAN PUTARAN 5
1. Pembahasan RPP
Materi lanjutan mengenai Membandingkan Kemahakuasaan Allah dan Keterbatasan
Manusia.
2. Implementasi RPP
Guru mengajak peserta didik untuk mencari beberapa contoh keterbatasan
manusia dalam pikiran dan perbuatan.
3. Refleksi Pembelajaran
Melalui materi ini diharapkan peserta didik dapat menghargai kelemahan
orang lain
H.
KEGIATAN PUTARAN 6
1. Pembahasan RPP
Materi baru dengan KD Menceritakan tanda-tanda bahwa Allah terus berkarya.
2. Implementasi RPP
Guru mengajak siswa belajar di luar sambil mengamati lingkungan sekitar
mereka.
3. Refleksi Pembelajaran
Melalui materi ini diharapkan agar siswa mampu memahami karya Allah dalam
kehidupan sehari-hari.
I.
KEGIATAN PUTARAN 7
1. Pembahasan RPP
Melanjutkan materi tentang Membandingkan Kemahakuasaan Allah dan
Keterbatasan Manusia.
2. Implementasi RPP
Pada kegiatan awal guru mengajak peserta didik untuk menyanyikan lagu LOVE
dengan memakai gerakan.
3. Refleksi Pembelajaran
Melalui materi ini diharapkan peserta didik mampu memahami bahwa manusia
membutuhkan kasih Allah dalam mengatasi kelemahannya.
J.
KEGIATAN PUTARAN 8
1. Pembahasan RPP
Melanjutkan materi baru tentang Memahami Kuasa Allah Atas Alam Semesta dan
Tindakan Manusia Dalam Menghargai Karya-Nya.
2. Implementasi RPP
Guru memberikan contoh tentang metamorfosis kupu-kupu untuk menunjukkan
karya Allah dalam alam.
3. Refleksi Pembelajaran
Melalui materi ini diharapkan peserta didik dapat menyadari bahwa Allah
berkuasa atas alam semesta.
K.
KEGIATAN PUTARAN 9
1. Pembahasan RPP
Melanjutkan materi tentang Kontribusi Siswa Dalam Melestarikan Alam dan
Lingkungan Sekitar.
2. Implementasi RPP
Guru menggunakan metode ceramah untuk menerangkan betapa pentingnya menjaga
kelestarian alam.
3. Refleksi Pembelajaran
Melalui materi ini diharapkan siswa mampu mengaplikasikan menjaga
lingkungan dalam kehidupan sehari-hari
----------------------------------------------------------------------------------------------------
BAB IV
KETERLIBATAN DI
SEKOLAH
A.
KETERLIBATAN DALAM KEGIATAN AKADEMIK NON-TEACHING
Kegiatan pengenalan lapangan (observasi) dilakukan untuk
mengetahui situasi dan kondisi SMP DANIEL HKBP-RUMBAI sebagai tempat praktik. Dengan kegiatan observasi ini
diketahui hal-hal sebagai berikut:
1.
Observasi Kondisi Fisik Sekolah
1.1.
Deskripsi Kondisi Fisik Ruang Kelas
Kondisi fisik ruang kelas SMP Daniel ini sangat baik dan terjamin untuk
digunakan sebagai ruang belajar mengajar. Tiap ruang kelas
memiliki luas 64 m2 dan disertai ventilasi yang cukup baik. Peletakan bangku
siswa menghadap bangku guru dan papan tulis sudah tertata dengan rapi, sehingga
proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan nyaman, lancar dan baik.
1.2.
Peralatan Perlengkapan Kelas, lab, dll
Peralatan perlengkapan di tiap kelas SMP Daniel sudah
cukup baik untuk melakukan proses belajar mengajar dengan lancar, tetapi
perlengkapan dalam lab IPA masih kurang memadai karena masih banyak alat-alat
yang belum dibeli, dan hal ini mengakibatkan proses belajar mengajar ketika
menggunakan lab agak sedikit terkendala.
Berdasarkan hasil observasi, perlengkapan masing-masing kelas adalah:
papan tulis/white board, meja-kursi, perlengkapan papan tulis (spidol dan penghapus), alas meja, daftar piket siswa, absensi siswa, buku
batas pelajaran, hiasan dinding, jam dinding, struktur organisasi siswa/kelas,
sapu dan tempat sampah, daftar tata tertib sekolah, dll.
2.
Observasi non fisik di sekolah
2.1.
Kegiatan guru di sekolah
Guru dan karyawan sekolah wajib hadir setiap hari sebelum bel berbunyi
dan guru sudah berada di kelas pada saat jam pelajaran dimulai. Sebelum memulai
pelajaran ada ibadah singkat bersama dengan semua siswa dan guru, yang dimpin
oleh salah seorang siswa secara bergilir. Selain memberikan materi pelajaran,
guru juga mempunyai tugas piket harian yang dilaksanakn secara bergilir. Jam masuk/datang
ke sekolah para guru sama dengan jam para siswa, yaitu jam 07.00wib. Tetapi
untuk jam pulang sekolah guru berbeda dengan siswa, yaitu siswa jam 13.05 wib
dan guru jam 14.00 wib. Guru mempunyai fungsi sebagai berikut:
o
Guru sebagai wali kelas
o
Guru sebagai BK
o
Guru sebagai guru piket
2.2.
Kegiatan siswa di sekolah
Kegiatan siswa di sekolah dilakukan mulai dari pukul 19.00 wib
– 13.05 wib, kemudian mengikuti les tambahan di sekolah. Setiap hari Senin
semua siswa wajib mengikuti upacara, setiap hari Sabtu wajib mengikuti ibadah
bersama, dan kegiatan-kegiatan sekolah lainnya.
2.3.
Kegiatan Hari Besar Nasional
SMP Daniel HKBP Rumbai juga selalu ikut ambil bagian dalam memperingati
hari besar nasional, seperti pada tgl. 17 Agustus dengan mengikuti upacara
bendera dan mengadakan berbagai perlombaan untuk menyemarakkan acara ini. Untuk
perayaan Natal
juga diadakan dengan penuh antusias dan semangat.
B.
GARIS BESAR KEGIATAN PRAKTEK MENGAJAR
1.
Persiapan materi
Dalam mempersiapkan
materi pelajaran yang akan ditampilkan kepada siswa, mahasiswa praktikan
terlebih dahulu menyusun silabus dan rencana
pembelajaran agar dalam penyampaian materi di depan kelas sesuai dengan tujuan yang
diharapkan. Sebelum melaksanakan kegiatan belajar mengajar, mahasiswa praktikan
harus mengkonsultasikan materi ajar kepada guru pamong.
2.
Media pengajaran
Untuk
memudahkan mahasiswa PPL dalam menyampaikan materi perlu disiapkan media
pengajaran sesuai dengan materi yang diajarkan serta mempersiapkan metode yang
tepat agar kegiatan belajar mengajar dapat
berjalan dengan lancar.
3.
Metode pengajaran
Umumnya metode
mengajar yang digunakan adalah: ceramah, diskusi, Tanya jawab, penugasan, dll.
4.
Evaluasi
Secara umum evaluasi dilaksanakan mahasiswa praktikan adalah
dengan memberikan tes formatif, sub formatif, remedial, dll.
----------------------------------------------------------------------------------------------------
BAB V
HAMBATAN DAN PEMECAHAN
A.
PERMASALAHAN DALAM PPL
Selama masa PPL
di SMP Daniel yang dilakukan mulai tanggal 23 Agustus 2011 – 24 September 2011,
dan bertanggung jawab khususnya di kelas VII, ada beberapa permasalahan yang
ditemui sehubungan dengan kegiatan belajar mengajar, di antaranya adalah:
1.
Mahasiswa PPL
sebelumnya tidak pernah berhadapan dengan siswa SMP, sehingga pada awalnya ada
sedikit rasa tidak mampu dan tidak percaya diri.
2.
Mahasiswa PPL
mengalami sedikit kendala ketika menyusun soal untuk ulangan harian dan ulangan
Mid Semester.
3.
Ada saatnya ketika
mahasiswa PPL sedang menerangkan materi, beberapa siswa sibuk dengan
kegiatannya sendiri.
4.
Mahasiswa PPL masih
belum bisa bersosialisasi dengan siswa kelas VIII dan IX.
B.
PERMASALAHAN DALAM PRAKTEK NON-TEACHING
Untuk praktek non mengajar, Mahasiswa PPL berusaha melibatkan diri
khususnya dalam pembenahan perpustakaan, mulai dari pengadaan kartu peminjaman,
kartu keanggotaan perpustakaan, menyampul buku, membuat kantong tempat kartu perpustakaan,
memasang horden perpustakaan dan horden kelas VII. Mahasiswa PPL juga
melibatkan diri dalam mempersiapkan bazar untuk pengadaan dana studi banding guru-guru yayasan Daniel.
Sejauh ini tidak ada kendala yang dihadapi karena Mahasiswa PPL dapat
mengerjakannya dengan didampingi oleh guru pamong.
C.
ALTERNATIF PEMECAHAN PERMASALAHAN
Untuk beberapa masalah yang dihadapi Mahasiswa PPL dalam praktik mengajar,
ada alternatif pemecahan terhadap permasalahan tersebut, di antaranya yaitu:
1. Berusaha lebih rileks dan membaur dengan siswa sehingga tidak timbul
kekakuan dalam proses belajar mengajar.
2. Dengan didampingi guru pamong ketika menyusun soal, mahasiswa PPL dapat
mengerti bagaimana konsep pembuatan soal untuk ulangan harian dan Mid Semester.
3. Ketika Mahasiswa PPL menerangkan materi ada siswa yang ribut, maka siswa
tersebut ditegur dan dapat juga dijadikan subjek dalam memberikan sebuah
contoh, sehingga siswa tersebut merasa terlibat dalam pembelajaran.
4. Untuk kedepannya, Mahasiswa PPL akan berusaha lebih bersosialisasi lagi
dengan seluruh siswa sehingga keberadaan Mahasiswa PPL ketika sudah menjadi seorang guru di sekolah
dapat diterima lebih baik lagi.
----------------------------------------------------------------------------------------------------
BAB VI
KESIMPULAN DAN SARAN
A. KESIMPULAN
Berdasarkan observasi kegiatan lapangan dan
kegiatan proses belajar mengajar yang telah dilaksanakan, praktikan dapat
menarik beberapa kesimpulan sebagai berikut :
1.
SMP
Daniel HKBP
Rumbai berlokasi di jalan Paus.
Lokasi ini mudah dijangkau dengan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum.
2.
SMP
Daniel HKBP
Rumbai merupakan salah satu sekolah yang
memiliki kualitas cukup baik, hal ini dapat dilihat
dari output pada akhir kelulusan angkatan 1 (sekolah ini baru berjalan 4 tahun) dengan hasil cukup memuaskan.
3.
Prestasi yang diperoleh SMP Daniel HKBP Rumbai sangat
baik khususnya dalam memenangkan juara I lomba Cerdas Cermat Bahasa Inggris se
Rumbai, sehingga menjadi tuan rumah untuk lomba berikutnya pada bulan Oktober
2011.
4.
Fasilitas gedung
SMP Daniel HKBP Rumbai cukup memadai
sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan dengan baik.
5.
Kepala Sekolah SMP Daniel HKBP Rumbai dalam menjalankan tugasnya dibantu oleh tiga
orang wakil Kepala sekolah yang membawahi bidang masing-masing
seperti, Wakasek Urusan Kesiswaan, Wakasek Urusan Kurikulum, serta Wakasek
Urusan Sarana dan Prasarana.
6.
Fungsi tata usaha
sebagai pelaksana administrasi sekolah berjalan dengan baik dan lancar.
7.
Hubungan antara
kepala sekolah dengan guru, antar sesama guru, guru dengan siswa, antar sesama
siswa, guru dengan pegawai sekolah terjalin harmonis, sehingga suasana belajar
mengajar di SMP Daniel HKBP Rumbai berjalan dengan
baik dan menyenangkan.
8.
OSIS SMP Daniel HKBP Rumbai merupakan wadah bagi para siswa untuk meningkatkan kemampuan
diri dalam mengatur suatu organisasi, sehingga mereka memperoleh pengalaman
jika nantinya terjun ke jenjang yang lebih tinggi atau kembali
ke masyarakat.
9.
Untuk lebih meningkatkan kompetensi para guru,
direncanakan program studi banding ke Jakarta pada bulan November 2011,
sehingga sudah dimulai penggalangan dana dengan mengadakan bazar.
10. Program pengajaran yang digunakan di SMP Daniel HKBP Rumbai adalah sesuai dengan kurikulum.
B.
SARAN
1.
Kepada seluruh
komponen yang berkompeten terhadap SMP Daniel HKBP Rumbai
hendaknya dapat mempertahankan, atau jika mungkin lebih meningkatkan kredibilitas
dan kualitasnya diantara SMP-SMP yang ada di
Kota
Rumbai.
2.
Kepala sekolah
melalui Kanwil Pendidikan Nasional diharapkan dapat meningkatkan fasilitas
belajar yang kurang, sehingga tujuan pembelajaran sesuai dengan kurikulum
berbasis kompetensi dapat terwujud.
3.
Kondisi mental
para siswa perlu dibina sejak dini sebaik mungkin melalui pendekatan agama dan
budaya adat ketimuran, sehingga siswa tidak terkontaminasi oleh berbagai hal
yang dapat merusak fisik dan jiwa mereka, seperti pergaulan bebas, narkoba, free
sex dan lain-lain.
----------------------------------------------------------------------------------------------------
LAMPIRAN SILABUS DAN RPP
|
A. Identitas:
a.
Mata
Pelajaran :
Pendidikan Agama Kristen
b.
Satuan
Pendidikan : SMP
c.
Kelas/Semester : VII / Ganjil
d.
Alokasi
Waktu : 6 x 40’
B. Standar Kompetensi:
Allah Tritunggal dan Karya-Nya: Menjelaskan
Karya Allah Dalam Menciptakan, Memelihara dan Menyelamatkan Manusia Serta
Seluruh Ciptaan-Nya
C. Kompetensi Dasar:
Menjelaskan makna manusia sebagai mahkota
ciptaan Allah
D. Indikator
- Menjelaskan kebesaran Allah
- Tanda-tanda kebesaran Allah
- Mendiskusikan ayat-ayat Alkitab tentang kebesaran Allah
E. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat memahami makna kebesaran Allah
2. Siswa dapat mengetahui tanda-tanda kebesaran Allah
3. Siswa dapat menyetujui ketergantungan manusia kepada Allah.
F.
Materi Ajar
Pertemuan ke-1
Pemahaman
nilai kebesaran Allah:
1.
Allah
menciptakan segala sesuatu
2.
Allah
ada dengan sendirinya, karena Ia memiliki hidup dalam diri-Nya sendiri (Yoh
5:26)
3.
Ia
bebas melakukan apa yang dikehendaki-Nya, di langit dan di bumi (Mzm 115:3;
135:6; Ef 1:5)
4.
Ia
Maha Tahu, mengetahui segala sesuatu (Ayb 37:16; Mzm 139:1-18; Yoh 3:20)
5.
Ia
adalah Alfa dan Omega (yang awal dan yang akhir ) (Why 1:8)
6.
Ia
mengetahui akhir dan permulaan (Yes 46:9-11)
7.
Ia
Maha Hadir / Omni Present (Mzm
139:7-12; Ibr 4:13)
8.
Ia
abadi / kekal (Mzm 90:2; Why 1:8)
9.
Penciptaan
pada hari 1 – 6
Pertemuan ke-2
Tanda-tanda kebesaran Allah:
1.
Allah
Sang Pencipta (Allah yang mencipta dengan teratur)
2.
Allah
Sang Sumber Kehidupan (Allah memberi hikmat agar manusia dapat mengelola bumi)
3.
Allah
Sang Penyayang dan Pengasih (Cth: bangsa Israel keluar dari Mesir)
4.
Allah
Sang Pelindung (Cth: Daud yang dikejar-kejar oleh Saul)
5.
Allah
Sang Pengampun (melalui Yesus Kristus)
Pertemuan ke-3
Mendiskusikan ayat-ayat Alkitab yang
berhubungan dengan kebesaran Allah:
Mazmur 40:1-18; 78:1-16; 78:17-31;
78:32-41; 78:42-55; 78:56-64; 78:65-72; 104:1-18; 104:19-35
Pertanyaan untuk diskusi:
1.
Apa
saja bukti kebesaran Allah yang tertera dalam ayat-ayat tersebut? Garis bawahi
ayat-ayatnya!
2.
Apa
saja yang dilakukan manusia dalam menanggapi kebesaran Allah?
3.
Dari
ayat-ayat tersebut apakah dapat disimpulkan bahwa Allah tidak peduli pada
manusia? Berikan buktinya!
4.
Apa
yang ingin kamu teladani dari ayat-ayat yang sudah dibaca tersebut? Tuliskan
pada sehelai kertas!
G. Metode Pembelajaran
Ceramah, Tanya-jawab, Diskusi, Penugasan
H. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan ke-1
(Kamis, 25 Agustus 2011)
1.
Pendahuluan
(15 menit)
Perkenalan dan Ibadah singkat yang dipimpin
siswa.
Apersepsi : Mengingatkan materi pembelajaran
contoh karya Allah
dalam kehidupan manusia.
Motivasi
: mengakui akan
keterbatasannya dan mengakui kebesaran Allah dalam hidupnya sehari-hari
2. Kegiatan Inti
Jenis Kegiatan
|
Waktu
|
Guru menjelaskan tujuan kompetensi yang ingin dicapai
|
5’
|
Guru bertanya kepada beberapa siswa untuk mencarikan contoh-contoh nilai-nilai
kebesaran Allah
|
10’
|
Guru menjelaskan tentang kebesaran Allah
|
20’
|
Guru memberikan contoh seorang tokoh yang tidak mengakui keberadaan
Allah yang bernama Diogenes
|
5’
|
Guru membandingkan dan memberi contoh mana yang lebih besar: pencipta
atau yang diciptakan
|
10’
|
3.
Penutup
(15 menit)
-
Guru
dan siswa sama-sama menyimpulkan materi pembelajaran.
-
Guru
memberikan pertanyaan untuk mengetahui apakah kompetensi telah tercapai.
-
Guru
memberikan tugas berbentuk karangan bebas untuk dikerjakan di rumah
-
Guru
mengajak siswa memuji Tuhan “How Great is Our God”, dan merenungkan kebesaran
Allah sehingga siswa bersyukur kepada Allah.
Pertemuan
ke-2 (Jumat, 26 Agustus 2011)
1. Pendahuluan (5 menit)
Pujian dan doa
singkat yang dipimpin oleh siswa
Apersepsi : mengingat kembali contoh-contoh
kebesaran Allah
Motivasi : bahwa dalam
kehidupan sehari-hari banyak tanda-tanda kebesaran Allah, baik yang disadari atau
tidak disadari
2. Kegiatan Inti
Jenis Kegiatan
|
Waktu
|
Guru mencoba mengingatkan kembali siswa akan pemahamannya tentang
kebesaran Allah dengan memberikan Quis
|
10’
|
Guru menjelaskan tanda-tanda kebesaran Allah
|
10’
|
Guru memberikan ayat-ayat Alkitab yang berhubungan dengan kebesaran
Allah untuk dibaca secara bergilir
|
10’
|
3. Penutup (5 menit)
-
Guru
memberikan tugas berupa ayat hafalan untuk dihafal di rumah
-
Guru
mengajak siswa memuji Tuhan “How Great is Our God”, dan siswa menutup dalam doa
Pertemuan
ke-3 (Jumat, 02 September 2011)
1.
Pendahuluan
(5 menit)
Pujian dan doa singkat yang dipimpin oleh siswa
Apersepsi : Mengingat peran
Allah dalam kehidupan sehari-hari
Motivasi : kebesaran Allah
bukan hanya dongeng atau cerita fiktif, tetapi ada bukti dalam ayat-ayat Alkitab
2.
Kegiatan
Inti
Jenis Kegiatan
|
Waktu
|
Guru membagi siswa dalam 4 kelompok
|
5’
|
Guru membagi tugas kepada kelompok untuk menelaah ayat-ayat Alkitab
yang berhubungan dengan kebesaran Allah
|
5’
|
Siswa mendiskusikan ayat-ayat tersebut dengan pertanyaan penuntun
diskusi
|
15’
|
Guru memberikan catatan
|
5’
|
3. Penutup (5 menit)
-
Guru
dan siswa sama-sama menyimpulkan hasil dari diskusi
-
Guru
memberikan tugas di rumah dalam LKS hal. 10-12
-
Guru
mengajak siswa memuji Tuhan “S’bab Kau Besar”, dan merenungkan tanda-tanda
kebesaran Allah dalam hidupnya
I.
Sumber Belajar
Siswa, Alkitab, Lingkungan, Buku PAK kelas VII, Buku LKS PAK kelas VII
Diketahui
Oleh Kepala Sekolah
(Diani
R. Manurung, S. Pd)
Guru
Pamong Guru PPL
(Ranti R. Pasaribu, S. Pd) (Kristiawan,
S. Th)
----------------------------------------------------------------------------------------------------
|
A. Identitas:
a.
Mata
Pelajaran :
Pendidikan Agama Kristen
b.
Satuan
Pendidikan : SMP
c.
Kelas/Semester : VII / Ganjil
d.
Alokasi
Waktu : 5 x 40’
B. Standar Kompetensi:
Allah Tritunggal dan Karya-Nya: Menjelaskan
Karya Allah Dalam Menciptakan, Memelihara dan Menyelamatkan Manusia Serta
Seluruh Ciptaan-Nya
C. Kompetensi Dasar:
Menceritakan tanda-tanda bahwa Allah terus
berkarya
D. Indikator
1.
Memahami
kebesaran Allah melalui karya-Nya
2.
Membandingkan
kemahakuasaan Allah dan keterbatasan manusia
E. Tujuan Pembelajaran
1.
Siswa
mampu memahami karya Allah dalam kehidupan sehari-hari
2.
Siswa
mampu menghargai kelemahan orang lain
F.
Materi Ajar
Pertemuan ke-4
(Kamis, 08 September 2011)
1.
Alasan
keterbatasan manusia:
a.
Manusia
diciptakan, bukan ada dengan sendirinya (Kej. 1:26-27, 2:7)
b.
Manusia
berasal dari debu tanah
c.
Manusia
berdosa
2.
Manusia
memiliki kelemahan:
Pelupa, ingkar janji, berbohong, jatuh
dalam dosa, kesombongan, kemarahan, malas, dll.
Pertemuan ke-5
(Jumat, 09 September 2011)
1.
Contoh-contoh
keterbatasan manusia dalam pikiran dan perbuatan
a.
Manusia
tidak mampu setara dengan Allah
b.
Manusia
tidak mampu mengerjakan di luar batas kemampuannya
c.
Manusia
harus mati
d.
Manusia
dapat mengalami penyakit
e.
Pahlawan
superhero juga memiliki kelemahan
f.
Manusia
kalah terhadap bencana alam
g.
Manusia
membutuhkan Allah melawan iblis
2.
Memperlihatkan
gambar tentang kapasitas otak manusia
G. Metode Pembelajaran
Ceramah, Tanya-jawab, Diskusi, Penugasan
H.
Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan
ke-4 (Kamis, 08 September 2011)
1.
Pendahuluan
(5 menit)
Pujian dan doa singkat yang dipimpin siswa.
Apersepsi
: Mengingatkan isi
dari materi pembelajaran tentang tanda-
tanda kebesaran Allah
Motivasi : mengajak siswa
mengungkapkan tentang kelemahannya
2.
Kegiatan
Inti
Jenis Kegiatan
|
Waktu
|
Guru menjelaskan tujuan kompetensi yang ingin dicapai
|
5’
|
Guru memberikan Quis
|
10
|
Guru menjelaskan arti kata “terbatas”
Guru menjelaskan alasan keterbatasan manusia:
a.
Manusia diciptakan, bukan ada dengan sendirinya (Kej. 1:26-27, 2:7)
b.
Manusia berasal dari debu tanah
c.
Manusia berdosa
|
15’
|
Guru memberikan contoh kelemahan manusia:
Pelupa, ingkar janji, berbohong, jatuh dalam dosa, kesombongan,
kemarahan, malas, dll.
|
10’
|
Guru mengajak siswa mencari artikel tentang keterbatasan manusia
|
15’
|
Guru memberikan ilustrasi tentang “telur dadar”
|
10’
|
3.
Penutup
(10 menit)
-
Guru
dan siswa sama-sama menyimpulkan materi pembelajaran.
-
Guru
memberikan pertanyaan untuk mengetahui apakah kompetensi telah tercapai.
-
Guru
memberikan tugas: mendata kelemahan orang-orang yang ada di sekeliling mereka,
dan bagaimana solusinya mengatasi kelemahan tersebut (di kertas Folio)
-
Pujian
dan doa penutup yang dipimpin oleh siswa
Pertemuan
ke-5 (Jumat, 09 September 2011)
1. Pendahuluan (5 menit)
Pujian dan doa singkat yang dipimpin oleh siswa
Apersepsi : mengingat kembali alasan keterbatasan
manusia
Motivasi : membaca tugas
minggu lalu, pendataan tentang kelemahan
orang-orang yang ada di sekitar siswa
2. Kegiatan Inti
Jenis Kegiatan
|
Waktu
|
Guru mencoba mengingatkan kembali siswa akan pemahamannya tentang
keterbatasan manusia dengan memberikan Quis
|
10’
|
Guru memberikan beberapa contoh keterbatasan manusia dalam pikiran dan
perbuatan
|
10’
|
Guru mempresentasikan gambar otak manusia
|
10’
|
3. Penutup (5 menit)
-
Guru
memberikan tugas berupa ayat hafalan untuk dihafal di rumah
-
Guru
mengajak siswa memuji Tuhan “Ku kagum hormat akan Engkau”, dan siswa menutup
dalam doa
I.
Sumber Belajar
Siswa , Alkitab, Artikel/Koran, Lingkungan,
Buku PAK kelas VII, Buku LKS PAK kelas VII
Diketahui Oleh Kepala Sekolah
(Diani
R. Manurung, S. Pd)
Guru
Pamong Guru PPL
(Ranti R. Pasaribu, S. Pd) (Kristiawan,
S. Th)
----------------------------------------------------------------------------------------------------
|
A. Identitas:
a.
Mata
Pelajaran :
Pendidikan Agama Kristen
b.
Satuan
Pendidikan : SMP
c.
Kelas/Semester : VII / Ganjil
d.
Alokasi
Waktu : 5 x 40’
B. Standar Kompetensi:
Allah Tritunggal dan Karya-Nya: Menjelaskan
Karya Allah Dalam Menciptakan, Memelihara dan Menyelamatkan Manusia Serta
Seluruh Ciptaan-Nya
C. Kompetensi Dasar:
Menceritakan tanda-tanda bahwa Allah terus
berkarya
D. Indikator
1.
Memahami
kebesaran Allah melalui karya-Nya
2.
Membandingkan
kemahakuasaan Allah dan keterbatasan manusia
E. Tujuan Pembelajaran
1.
Siswa
mampu memahami karya Allah dalam kehidupan sehari-hari
2.
Siswa
mampu menghargai kelemahan orang lain
F. Materi Ajar
Pertemuan ke-6 (Jumat, 16 September 2011)
1.
Mendata
kebesaran Allah dalam kehidupan sehari-hari
2.
Manusia
tidak dapat berbuat apa-apa tanpa Allah
Pertemuan ke-7
(Kamis, 22 September 2011)
1.
Kebesaran
Allah dapat dilihat melalui:
a.
Penciptaan
dunia yang sangat sempurna
b.
Allah
menciptakan manusia sesuai dengan gambar dan rupa-Nya
c. Allah
menyediakan pengampunan sejak manusia jatuh ke dalam dosa, dengan cara:
o
dalam
PL: mengadakan pendamaian dengan korban sembelihan dari hewan
o
dalam
PB: melalui kematian Yesus di kayu salib
2.
Menyatakan
sikap terhadap kelemahan orang lain
G. Metode Pembelajaran
Ceramah, Tanya-jawab, Diskusi, Penugasan
H. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan ke-6 (Jumat, 16 September 2011)
1.
Pendahuluan
(5 menit)
Pujian dan doa
singkat yang dipimpin siswa.
Apersepsi : Mengingatkan isi dari materi
pembelajaran tentang Keterbatasan Manusia
Motivasi : mengajak siswa
mengungkapkan tentang kelemahannya
2.
Kegiatan
Inti
Jenis Kegiatan
|
Waktu
|
Guru menjelaskan
tujuan kompetensi yang ingin dicapai
|
10’
|
Guru mengajak
siswa belajar di luar ruangan sambil mengamati keadaan sekitar sekolah, dan
memberikan kesempatan kepada siswa untuk membuat karangan tentang kebesaran
Allah yang masih ditunjukkan sampai sekarang.
|
15’
|
3.
Penutup
(10 menit)
-
Guru
dan siswa sama-sama menyimpulkan materi pembelajaran.
-
Guru
memberikan pertanyaan untuk mengetahui apakah kompetensi telah tercapai.
-
Guru
mengajak siswa membentuk lingkaran sambil bergandeng tangan berdoa dan memuji
kebesaran Tuhan.
-
Guru
memberikan tugas dalam LKS
-
Doa
penutup yang dipimpin oleh guru
Pertemuan ke-7
(Kamis, 22 September 2011)
1.
Pendahuluan
(10 menit)
Pujian dan doa
singkat yang dipimpin oleh siswa
Apersepsi : mengingat kembali tentang kasih
Allah yang terus
dinyatakan dalam kehidupan sehari-hari
Motivasi : mengingatkan
kegiatan minggu lalu ketika siswa mengamati
lingkungan di sekitar sekolah
2.
Kegiatan
Inti
Jenis Kegiatan
|
Waktu
|
Guru mencoba
mengingatkan kembali siswa akan pemahamannya tentang karya Allah dalam
kehidupan sehari-hari
|
5’
|
Guru menekankan
bahwa manusia sangat membutuhkan kasih Allah dalam mengatasi kelemahannya,
dengan mengajak siswa menyanyikan lagu “LOVE”
|
10’
|
Guru menjelaskan
Kebesaran Allah yang dapat dilihat melalui beberapa hal
|
10’
|
Guru meminta
siswa untuk mendata kelemahan dan kelebihan teman-temannya dengan menuliskan
di papan tulis secara bergantian
|
15’
|
Guru membuat satu
ilustrasi tentang kebesaran Allah yang sangat luar biasa, yakni dalam
kematian Yesus di kayu salib (bahan: air putih, byclean, betadine)
|
20’
|
3.
Penutup
(10 menit)
-
Guru
memberikan tugas berupa ayat hafalan untuk dihafal di rumah (Yudas 1: 25) dan
latihan dalam LKS
-
Siswa
menutup dalam doa
I.
Sumber Belajar
Siswa , Alkitab, Lingkungan, Buku PAK kelas
VII, Buku LKS PAK kelas VII
Diketahui
Oleh Kepala Sekolah
(Diani
R. Manurung, S. Pd)
Guru
Pamong Guru PPL
(Ranti R. Pasaribu, S. Pd) (Kristiawan,
S. Th)
----------------------------------------------------------------------------------------------------
|
A. Identitas:
a.
Mata
Pelajaran :
Pendidikan Agama Kristen
b.
Satuan
Pendidikan : SMP
c.
Kelas/Semester : VII / Ganjil
d.
Alokasi
Waktu : 5 x 40’
B. Standar Kompetensi:
Allah Tritunggal dan Karya-Nya: Menjelaskan
Karya Allah Dalam Menciptakan, Memelihara dan Menyelamatkan Manusia Serta
Seluruh Ciptaan-Nya
C. Kompetensi Dasar:
Menceritakan tanda-tanda bahwa Allah terus
berkarya
D. Indikator
1.
Memahami
kuasa Allah atas alam semesta dan tindakan manusia dalam menghargai karya-Nya
2.
Kontribusi
siswa dalam melestarikan alam dan lingkungan sekitar
E. Tujuan Pembelajaran
1.
Siswa
mampu menyadari bahwa Allah berkuasa atas alam
2.
Siswa
mampu mengaplikasikan menjaga lingkungan dalam kehidupan sehari-hari
F. Materi Ajar
Pertemuan ke-8 (Jumat, 23 September 2011)
1.
Menganalisis
beberapa contoh bencana alam di Indonesia
dan di dunia
2.
Mengemukakan
pendapat masing-masing siswa atas bencana alam tersebut
Pertemuan ke-9
(Kamis, 29 September 2011)
1.
Menyadari
pentingnya menjaga kelestarian alam
2.
Membiasakan
diri untuk menjaga lingkungan sekolah dan rumah
G. Metode Pembelajaran
Ceramah, Tanya-jawab, Diskusi, Penugasan
H. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan ke-8 (Jumat, 23 September 2011)
1.
Pendahuluan
(5 menit)
Pujian dan doa
singkat yang dipimpin siswa.
Apersepsi : Mengingatkan isi materi tentang
perbandingan antara kebesaran Allah dan keterbatasan manusia
Motivasi : mengajak siswa mengungkapkan
tentang kejadian-kejadian alam yang sedang terjadi saat ini
2.
Kegiatan
Inti
Jenis Kegiatan
|
Waktu
|
Guru menjelaskan
tujuan kompetensi yang ingin dicapai
|
5’
|
Guru memberikan
salah satu contoh mengenai metamorfosis kupu-kupu sebagai wujud karya Allah
dalam alam
|
5’
|
Guru mengajak siswa
mencari beberapa bencana alam yang ada di Indonesia melalui koran
Dan kemudian
masing-masing siswa mengemukakan pendapatnya
|
15’
|
3.
Penutup
(10 menit)
-
Guru
dan siswa sama-sama menyimpulkan materi pembelajaran.
-
Guru
memberikan pertanyaan untuk mengetahui apakah kompetensi telah tercapai.
-
Guru
memberikan tugas rumah berupa ayat hafalan dalam Mazmur 24:10
-
Doa
penutup yang dipimpin oleh siswa
Pertemuan ke-9
(Kamis, 29 September 2011)
1.
Pendahuluan
(10 menit)
Pujian dan doa
singkat yang dipimpin oleh siswa
Apersepsi : mengingat kembali tentang kuasa
Allah atas alam melalui bencana alam yang sering terjadi
Motivasi : mengingatkan kegiatan metamorfosis
kupu-kupu
2.
Kegiatan
Inti
Jenis Kegiatan
|
Waktu
|
Guru mencoba
mengingatkan kembali siswa akan pemahamannya tentang karya Allah dalam dalam
kejadian-kejadian alam
|
5’
|
Guru menekankan
bahwa sangat penting untuk menjaga kelestarian alam
|
10’
|
Guru memberikan
contoh dalam Alkitab tentang karya Allah atas alam melalui kisah “tulah atas
bangsa Mesir”
|
10’
|
Guru meminta siswa
untuk mendata kembali semua tulah yang ditimpakan Allah pada bangsa Mesir
|
15’
|
Guru mengajak
siswa untuk membuat janji menjaga lingkungan sekolah dan rumah, dengan satu
contoh membersihkan sampah yang ada di halaman sekolah
|
20’
|
3.
Penutup
(10 menit)
-
Guru
memberikan tugas latihan dalam LKS
-
Siswa
menutup dalam doa
I.
Sumber Belajar
Siswa , Alkitab, Lingkungan, Buku PAK kelas
VII, Buku LKS PAK kelas VII
Diketahui
Oleh Kepala Sekolah
(Diani
R. Manurung, S. Pd)
Guru
Pamong Guru PPL
(Ranti R. Pasaribu, S. Pd) (Kristiawan,
S. Th)

