Bible

Terkutuk Andalkan Manusia,Diberkati Andalkan Tuhan

Salah satu Firman Tuhan yang menarik perhatian dan menarik untuk dibahas hari ini terdapat dalam Kitab Yeremia 17:5-8.Mari kita lihat Firman Tuhan yang disampaikan Allah kepada Nabi Yeremia yang hidup pada zaman Raja Yehuda ketika berbicara mengenai BERKAT dan KUTUK.

Dalam Yeremia 17:5 berkata :"Beginilah Firman Tuhan, TERKUTUKLAH orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh daripada Tuhan."
Ya, Tuhan mengatakan jikalau kita mengandalkan manusia, maka akan ada kata TERKUTUK.Kata BERKAT dan KUTUK muncul pertama kali dalam Kitab Ulangan 11:26-28:"Lihatlah Aku memperhadapkan pada hari ini BERKAT dan KUTUK :BERKAT apabila kamu mendengarkan perintah Tuhan,Allahmu, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini.Dan KUTUK jika kamu tidak mendengarkan perintah Tuhan, Allahmu, dan menyimpang dari jalan yang kuperintahkan kepadamu hari ini, dengan mengikuti Allah lain, yang tidak kamu kenal."
Kemudian khusus kata KUTUK dapat dibaca dalam Kitab Ulangan 28:15-46.

Kutuk berarti tidak percaya kepada Allah, tetapi lebih percaya kepada kekuatan diri sendiri sebagai manusia yang telah berdosa.Dengan hanya mengandalkan kekuatan pada diri sendiri akan menyebabkan hati ini makin menjauh dari Tuhan.Tidak percaya kepada Allah, itu juga mengartikan tidak selalu mendekat kepada Allah sebagai Allah Maha Penyayang, Sabar, Pemurah, Mendengar, dan Maha Pencipta bumi dan segala isinya.

Kemudian kita lanjutkan pada Yeremia 17:6"Ia akan seperti semak bulus di padang belantara, ia tidak akan mengalami datangnya keadaan baik, ia akan tinggal di tanah angus di padang gurun, di negeri padang asin yang tidak berpenduduk."
Pada ayat 6 ini, Firman Tuhan berbicara sangat jelas bila kita mengandalkan manusia, dan mengandalkan kekuatan diri sendiri, serta tidak percaya kepada kekuatan Allah maka akibatnya digambarkan atau diilustrasikan sebagai berikut; kita akan hidup seperti di semak bulus, padang belantara, tanah angus, dan padang asin.Tidak enak bukan kalau kita mendengarnya, apalagi mengalaminya.Benar-benar kehidupan yang kering kerontang, gersang, tandus, dan asin.Serba penuh penderitaan, kesengsaraan, kepahitan, dan penuh kegetiran.Sepertinya tidak punya harapan hidup dan tidak punya harapan sama sekali.Siapa yang mau hidup di sebuah tempat/kawasan/daerah/area yang kering penuh semak belukar, padang belantara, tanah angus, dan padang asin?Bahkan tidak pernah mengalami datangnya keadaan baik.Sepertinya kita dibawa ke sebuah dunia yang penuh dosa-dosa sangat mengerikan, khususnya apabila kita mengandalkan kekuatan pada manusia, yang hatinya telah menjauh dari Tuhan, yang hatinya penuh dengan kejahatan.

Mari kita lanjutkan Yeremia 17:7:"DIBERKATILAH orang yang mengandalkan Tuhan, yang menaruh hidupnya pada Tuhan."Kata BERKAT dapat juga dibaca dalam Kitab Ulangan 28:1-14.
Puji Tuhan!Dikatakan DIBERKATILAH orang yang mengandalkan Tuhan, yang menaruh harapannya hanya kepada Tuhan saja.Berkat disediakan oleh Tuhan bagi kita yang sungguh-sungguh mengandalkan Tuhan dalam keadaan dan kondisi seperti apapun.Ketika kita mengalami kesulitan, duka cita, penderitaan hidup, pencobaan, dan kesengsaraan.Atau ketika kita sedang mengalami sukacita, kegembiraan, dan kebahagiaan.Kita tetap mengandalkan Tuhan.

Dengan kita mengandalkan dan menaruh harapan sepenuhnya pada Tuhan di atas segala-galanya, maka dua BERKAT disediakan oleh Tuhan yakni BERKAT jasmaniah atau lahiriah (kesehatan, kesembuhan, pekerjaan, pendidikan, rumah tangga, materi atau uang, harta, makanan dan minuman, mencari pasangan hidup, dan masih banyak lagi).Namun yang teristimewa adalah BERKAT rohani atau batiniah ( kesetiaan pada penurutan, pertobatan, bertumbuh dalam iman, berbuah roh, diberikan akal budi dan hikmat, dan keselamatan menuju ke surga).

Terakhir adalah Yeremia 17:8:"Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah."
Jelas bukan Firman Tuhan yang disampaikan kalau kita sungguh-sungguh mengandalkan dan menaruh harapan hanya kepada Tuhan saja.Maka kita akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air.Kata air di sini akan mengingatkan kita pada air yang bersih, dan sehat, sehingga pohon-pohon tumbuh subur, daun-daunnya menghijau.Sedap dilihat, dipandang, dan dinikmati seperti mata kita melihat puncak-puncak gunung berhawa sejuk dengan pepohonan menghijau.
Dalam Yohanes 7:37-38 dikatakan:Dan pada hari terakhir yaitu pada puncak perayaan itu, Yesus berdiri dan berseru:barangsiapa haus, baiklah ia datang kepadaKu seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci:dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup."
Air adalah sumber kehidupan.Tanpa air manusia akan mati bila tiga hari tidak minum air.Air adalah sumber kehidupan, dalam terjemahan secara harfiah dan rohaniah air hidup adalah Firman Tuhan yaitu Yesus Kristus.

Selanjutnya Yeremia 17:8 "........dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah."
Mengandalkan Tuhan akan diberkati seperti bangsa Israel yang telah keluar dari tanah Mesir, ketika berjalan di padang belantara, tandus, dan padang gurun gersang selama 40 tahun dengan pimpinan Tuhan pada malahari dengan tiang api, dan sianghari dengan tiang awan tidak mengalami panas terik, kemarau panjang, dan kelaparan, karena Tuhan menyediakan air, dan makanan manna.Bahkan baju mereka tidak lusuh dan hancur, dan kaki mereka berjalan di padang gurun tidak bengkak.
".....sebab daunnya tetap hijau...", warna hijau mengingatkan akan tanaman penghijauan yang dapat menciptakan lingkungan yang asri, bersih, sejuk, dan sehat, bebas dari polusi dan pencemaran yang sangat berbahaya bagi kesehatan manusia.Penghijauan saat ini digalakkan.
di seluruh dunia terutama dalam menghadapi perubahan iklim global atau dikenal dengan pemanasan global.

".......yang tidak kuatir dalam tahun kering.....".Maksudnya adalah yang tidak kuatir bila datang bencana kekeringan dan kelaparan.Ingat cerita Nabi Yusuf yang selalu mengandalkan Tuhan, sehingga Tuhan selalu menyertai Nabi Yusuf, ia menjadi seorang yang selalu berhasil dalam pekerjaannya.Tuhan bahkan membuat berhasil segala sesuatu yang dikerjakan oleh Nabi Yusuf.(baca Kejadian 39:2-3).Bahkan Nabi Yusuf karena mengandalkan Tuhan di atas segala-galanya, tidak kuatir dalam tahun kering.Tuhan memberikan kepada hikmat dan ahli penafsir mimpi.Setelah lewat 7 hari kelimpahan, mulailah datang tujuh tahun kelaparan di tanah Mesir.Namun, di seluruh negeri Mesir selalu ada persediaan makanan berupa gandum dan roti.(baca Kejadian 41:53-57)

Dan yang terakhir, Yeremia 17:8b ".....dan yang tidak berhenti menghasilkan buah....."
Pohon yang hijau, subur, dan pohon yang baik akan selalu menghasilkan buah yang baik.Dan tidak akan berhenti menghasilkan buah-buah yang baik.Buah dalam pengertian alkitabiah disebutkan oleh Rasul Paulus sebagai buah-buah roh yaitu kasih kepada Allah dan kasih kepada manusia.Dari kasih itu ada "rasa" buah-buah yaitu sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri. (Galatia 5:22-23)
Dengan berbuah roh, maka iman kepada Yesus Kristus akan terus bertumbuh, dan setiap hari 'lahir' baru, diberikan hati yang baru, dan roh yang baru.Sungguh luar biasa dan ajaibnya Tuhan, bila kita sungguh-sungguh mengandalkan Tuhan.

Sebagai penutup tulisan ini, maka disimpulkan kalau kita mengandalkan manusia atau mengandalkan diri sendiri akan ada KUTUK karena kita tidak mau mengandalkan Tuhan, kita tidak mau mendengar suara Tuhan, dan tragisnya lagi kita tidak mau menjalankan perintah Tuhan serta melaksanakan Hukum-Hukum Allah yang benar.Semuanya ini akan bermuara kepada dosa-dosa.
Sedangkan kalau kita sungguh-sungguh mengandalkan Tuhan dalam setiap saat, waktu, dan setiap hari hidup dalam Yesus Kristus sebagai ciptaan manusia baru, maka kita akan DIBERKATI menghasilkan buah-buah iman yang setiap saat 'lahir baru' seperti diajarkan Tuhan Yesus kepada Nikodemus.
Nah, pilihan ada di tangan kita sekarang.Mau andalkan manusia akan DIKUTUK , dan mau andalkan Tuhan akan DIBERKATI.Ingat apa kata Nabi Elia di atas Gunung Karmel:"...mau ikut Allah..., atau mau ikut baal..." (1 Raja-Raja 18:21). Dan apa kata Yokobus 1:8:"jangan hati kita mendua...tak dapat apa-apa


('. Pulo Lasman Simanjuntak.Penulis adalah seorang Wartawan bermukim di Pamulang)
Sumber : http://siramanrohanikristiani.blogspot.com

No comments:

Post a Comment